Sebelum memulai untuk berhias ada baiknya sebagai seorang wanita yang memang identik dengan wajah cantik, sebaiknya mengetahui kelebihan atau kekurangan dari wajah sendiri dengan mengetahui struktur dari wajah masing-masing, sehingga pengetahuan tersebut bisa kita gunakan untuk menutupi kekurangan dari wajah kita yang perlu disembunyikan dan menonjolkan bagian wajah mana yang perlu dieksploitasi agar bisa menambah daya tarik dari pesona riasan wajah kita.
Pada umumnya dalam dunia kecantikan wajah ideal adalah wajah yang mendekati bentuk oval, sehingga tidak diperlukan aplikasi koreksi terlalu banyak pada riasan. Tapi tidak semua orang dilahirkan dengan wajah berbentuk oval, namun bukan berarti wajah dengan bentuk selain oval tidak cantik, karena bentuk wajah ini hanyalah sebuah bentuk struktur, yang dapat dikoreksi dengan riasan wajah yang tepat. Karena bentuk wajah ideal adalah oval, jadi untuk riasan pada bentuk struktur wajah lain, adalah bagaimana mengusahakan agar bisa terkesan oval dan ideal.
Bentuk-bentuk wajah ini pada umumnya dikategori dalam beberapa bentuk sebagai berikut :
1. Bentuk wajah bulat
Wajah bentuk ini biasanya dicirikan dengan ukuran dahi yang lebar, pipi terkesan penuh dan bulat, dan garis rahang dan dagu membentuk setengah lingkaran, wajah berbentuk bulat telor.
Lalu bagaimana untuk mengkoreksi struktur dari bentuk wajah ini ???... jawabannya tergantung, kita mau memberikan kesan seperti apa. Karena bentuk wajahnya berbentuk bulat telor, koreksi yang sebaiknya dilakukan ada sebagai berikut :
- Memberikan kesan wajah lebih ramping, Shading di sepanjang kiri dan kanan wajah serta rahang bisa diaplikasikan untuk menutup kesan wajah yang bulat dan lebar menjadi lebih ramping dan sexy.
- Memeberikan kesan wajah lebih sempit, Highlight diatas tulang pipi dan dagu bisa diaplikasikan untuk memberi kesan wajah yang lebar menjadi sempit dan lebih panjang.
- Memberikan kesan wajah lebih tajam, Perona pipi / blush on bisa diaplikasikan di sepanjang pipi, tulang pipi, pelipis, dan garis rahang dengan arah keatas sehingga memberi kesan lonjong yang membuat wajah lebih terkesan tajam.
2. Bentuk wajah kotak
Wajah bentuk ini biasanya dicirikan dengan dahi yang lebar, garis rahang kuat, dagu yang tidak terlalu lancip, garis pertumbuhan rambut biasanya lurus, rahang lebar dan berbentuk siku perbandingan panjang dan lebar muka hampir sama.
Lalu bagaimana untuk melakukan koreksi pada bentuk wajah seperti ini ??.. .
- Kesan untuk menghindari konsentrasi atau perhatian pada dahi, Shading pada rahang, dan kedua sisi garis rambut bisa diaplikasikan untuk meminimalkan kerasnya garis wajah karena bentuk dahi yang lebar.
- Kesan untuk meminimalisir ilusi dagu yang kurang lancip, highlight diatas pipi dan dagu bisa diaplikasikan agar dagu terkesan lebih tajam dan lancip.
- Perona pipi / blush on bisa diaplikasikan pada tulang pipi dengan arah melebar kesamping berbentuk segitiga kearah mata, dan fokuskan riasan pada mata.
3. Bentuk wajah panjang
Wajah dengan struktur atau bentuk panjang ini biasanya bercirikan garis pertumbuhan rambut lurus, perbandingan garis tegak muka lebih panjang daripada garis lebarnya, sehingga wajah terkesan sempit, dagunya panjang, dan memberikan kesan jarak mata yang jauh karena dahinya yang panjang dan lebar.
Untuk koreksi pada bentuk wajah ini, kita bisa lakukan hal berikut :
- Memberi kesan ilusi wajah yang lebih pendek karena bentuknya yang panjang, shading di sepanjang bagian dagu dan pada dahi atas bagian batas rambut.
- Memberi kesan wajah lebih lebar, perona pipi/pewarna pipi/ blush on bisa diaplikasikan pada bagian pipi sampai telinga secara horizontal atau mendatar.
4. Bentuk wajah segitiga terbalik/hati/jantung
Bentuk wajah seperti ini biasanya memiliki ciri bagian dahinya lebar, dagu menyempit, tajam dan panjang serta memiliki garis rahang yang sempit.
Koreksi untuk bentuk wajah seperti ini ada sebagai berikut :
- Memberikan kesan wajah lebih ramping, shading disepanjang garis rambut bisa diaplikasikan untuk memberi kesan ramping pada wajah.
- Meminimalisi kesan wajah yang terlalu tajam, shading pada bagian dagu bisa diaplikasikan untuk menutupi kesan dagu yang menyempit, tajam dan panjang.
- Highlight di tulang di atas tulang pipi dan pemberian perona pipi dibagian pipi dengan arah mendatar.
5. Bentuk wajah belah ketupat
Bentuk wajah seperti ini memiliki ciri pelipis dan dagu menyempit, dari pelipis biasanya kebawah menyempit sampai dagu.
Untuk koreksi bentuk wajah ini, kita bisa melakukan hal sebagai berikut :
- Kita bisa melakukan shading pada daerah tulang pipi dan dagu, agar tidak terlalu lebar pada bagian rahang.
- Berikan higtlight pada dahi kiri, kanan, serta rahang.
- Aplikasikan shading pada daerah sekitar dagu, dan berikan pemulas pipi denganarah ke samping atas.
6. Bentuk wajah segitiga
Bentuk wajah seperti ini biasanya memiliki ciri bagian dahinya sempit, dagu melebar.
Untuk koreksi bentuk wajah seperti ini, kita bisa melakukan koreksi seperti dibawah ini adalah sebagai berikut :
- Aplikasikan shading pada bagian daerah rahang bawah.
- Aplikasikan highlight pada dahi bagian samping agar dahinya terkesan lebih lebar.
- Perona pipi bisa diberikan ke arah samping atas.
Noted :
- Shading adalah pengaplikasian warna gelap pada wajah yang berfungsi untuk memberikan bayangan sehingga bisa menutupi, mengecilkan dan merampingkan bentuk wajah. Untuk memberikan shading sebaiknya gunakan alas bedak yang warnanya dua tingkat lebih gelap dari warna kulit
- Highlight adalah pengaplikasian warna terang pada wajah yang berfungsi untuk menonjolkan bagian wajah. Untuk highlight sebaiknya gunakan alas bedak yang warnanya 2 tingkat lebih terang dari warna kulit.
Thanks For Reading To To My Lovely Readers
Have A Nice Read And Wait My Next Articles
No comments:
Post a Comment
Please comment according to the topic of discussion.