Tuesday, June 19, 2018

Personal Qualities & Skills Make Up Artists / Para Penata Rias


Personal Qualities & Skills Make Up Artists / Para Penata Rias - Dunia kecantikan dan fashion tidak akan bisa lepas dari peranan para make up artist atau penata riasa yang di tuntut untuk dapat membingkai wajah secara cantik, kreatif, imajinatif, dan artistik. Perkembangan make up pun selalu berkembang tanpa batas imajinasi. Untuk menjadi seorang make up artist dibutuhkan kualitas diri baik itu talented skill ataupun dari segi pemikiran. Dalam artikel ini saya akan membahas beberapa  Personal Qualities & Skills yang dibutuhkan untuk menjadi seorang make up artist, diantaranya sebagai berikut :




Passion For Fashion, seorang make up artist harus menyukai dunia fashion agar dia bisa menjalani dan menghayati secara detail pekerjaan dan karirnya sebagai make up artist. Apabila dia telah memiliki passion di dunia fashion secara otomatis dia akan memiliki apa yang dinamakan Flair.

Flair, make up artist yang sangat mencintai passion terhadap pekerjaannya dia akan sangat menikmati pekerjaan nya tanpa paksaan, sehingga kualitas dari hasil pekerjaannya otomatis akan rapi dari setiap detailnya dan nyaman untuk dinikmati atau dipandang.

Health, sebelum kita berlanjut ke personal qualities dan skill lainnya. Kesehatan adalah hal utama bagi seorang make up artist untuk menjalankan pekerjaannya, sehingga seorang make up artist harus selalu menjaga makanan, menjaga bentuk proporsi tubuh, menjauhi minuman beralkohol, menghindari rokok, ataupun makanan tidak sehat lainnya. Kalo sudah memiliki kesehatan, otomatis akan memiliki Energy yang super juga.

Energy, adalah stamina yang harus selalu dijaga oleh seorang make up artist. Seorang make up artist harus selalu siap bekerja dalam waktu yang cukup lama, dan yang pasti melelahkan. Dengan kondisi ini seorang make up artist, diharapkan tidak mudah mengeluh dan cepat lelah.

Talented, untuk menjadi seorang make up artist yang profesional, maka diharapkan memiliki kemampuan diatas rata-rata, dan bisa mengembangkan kemampuannya secara cepat dan tepat. Karena itu seorang make up artist, sebaiknya memiliki Ambition.

Ambition adalah kemauan dan kemampuan kuat agar bisa meningkatkan kualitas keterampilan dan konsep berfikir untuk bisa lebih maju kedepanny. Karena perkembangan dunia make up artist sangat cepat berubah berdasarkan trend dunia yang dinamis. Sehingga diperlukan kreativitas agar bisa bertahan dalan dunia make up artist.

Creativity, memiliki kemampuan, mampu dan mau untuk menciptkan hasil karya terbaru dan berani bereksperimen, adalah salah satu hal yang bisa membuat seorang make up artist dapat bertahan dan bisa menciptakan hasil karya tata rias yang luar biasa.

Imagination, selain creativity, diperlukan imajinasi agar bisa mengembangkan kreativitas dalam dunia tata rias wajah. Berimajinasilah bebas tanpa batas.

Artistic Touch, imajinasi yg tercipta untuk mengembangkan kreativitas, diharapkan mampu memiliki nilai seni yang cantik dan bernilai. Sehingga bukan sembarang imajinasi yang diterapkan dalan dunia tata rias, tapi imajinasi yg artistic.

Practice Skill, seorang make up artis mampu mengekploitasi kreativitas dan imajinasinya secara riil dalam kontol kualitas yang dinginkan pada hasil karya tata riasnya.

Initiative, dalam menjalankan pekerjaan, biasanya tak luput dari masalah-masalah yang timbul, sehingga seorang make up artist harus berinisiatif tanpa harus tunggu lama menyelesaikan masalah yang timbul.

Independence, seorang make up artist harus bisa bekerja tanpa harus selalu diawasi ataupun merepotlan orang lain. Bekerja mandiri sangat diharapkan bisa dilakukan oleh setiap make up artist.

Humilty, selain independence atau mandiri, seorang make up artist diharapkan agar bisa saling membantu, bekerjasama dalam menyelesaikan pekerjaan, dan tentunya saling menghargai.

Curiosty, bahasa gaulnya KEPO, seorang make up artist harus selalu mempunyai rasa ingin tahu yang besar terhadap apapun, baik mengenai fashion, desain, budaya, sosial, dan hal lainnya yang sekiranya berhubungan dengan bidang pekerjaannya, agar bisa mengembangkan keterampilan tata riasnya.

Flexibility, make up artist sebaiknya mudah beradaptasi baik itu kepada user, rekan kerja, ataupun supplier penyedia materil kosmetik. Selain itu, mampu menerima kritikan, dan mau berubah agar bisa mengembangkan keterampilannya.

Efficiency, dengan padatnya pekerjaan, seorang make up artist harus bisa membagi waktu  dan merencanakan secara sistematis sehingga bisa menjalankan pekerjaan secara rapi.

Commitment, seorang make up artist haruslah konsisten secara tekun dalam menjalankan pekerjaannya, mau bekerja keras, dan tidak hitungan soal lama waktu dalam menjalankan dan menyelesaikan pekerjaannya.

Team Player, seorang make up artist harus bisa bekerja secara tim, sehingga dibutuhkan rasa saling menghargai dan tidak egois sesama teman dalam satu tim untuk melakukan pekerjaanya.

Confidence, seorang make up artist harus memiliki rasa percaya diri dalam hal kemampuan dan kualitas hasil karya tata riasnya sehingga bisa meyakinkan dan memuaskan para usernya.

Assertiveness, seorang make up artist harus bisa terbuka dan positif terhadap hasil karya tata rias orang lain yang bernilai, sehingga bisa mengembangkan diri menjadi lebih baik dalam ketrampilan tata riasnya.

Colour sense, seorang make up artist harus memiliki sensitivitas terhadap warna yang akan diterapkan pada hasil karya tata riasnya.

Humor, dalam menjalankan pekerjaan atau bersosialisasi diharapkan bisa menjaga lingkungan secara menyenangkan dengan penuh keakraban.

Communication Skills, seorang makeup artist diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik dalam berbicara untuk menjelaskan karya tata riasnya, sehingga bisa bernegoisasi dan berbicara didepan umum. Selain itu, bisa menjadi pendengar yang baik bagi usernya, teman, ataupun rekan kerja.

Language, selain communication skills, seorang make up artist diharapkan mampu berbahasa dengan baik dalam berbicara. Kemampuan berbahasa international akan sangat membantu bagi perkembangan karir dan pekerjaannya sebagai make up artist.

Writing skills, selain communication skills, seorang make up artist harus memiliki kemampuan menulis untuk membuat laporan, surat, analisa, ataupun proposal agar bisa mempromosikan ataupun mendapakan order job tata riasnya.

Literacy, kemampuan dalam berbicara dan menulis yang baik dan sopan dibutukan ilmu melek huruf.

Organization Skills, sebelumnya sudah dibahas bahwa seorang make up arist harus bisa bekerja dalam tim, maka dari itu seorang make up artist harus bisa mengatur, mengontrol dan menyelesaika pekerjaan dalam tim di organisasi.

Leadership, dalam bekerja secara tim ataupun dalam organisasi dibutuhkan jiwa kepemimpinan yang bisa memberi arahan kepada tim dengan jelas dan sistematis dalam menyelesaikan pekerjaan.

Business Acument, tidak ada salahnya bahkan sangat disarankan agar seorang make up artist dalam melihat peluang bisnis dalam pekerjaannya agar bisa mengembangkan usaha sendiri sesuai dengan bidangnya dan kemampuannya

Risk Taking, dalam mengembangkan keterampilan, pekerjaan, dan usahanya seorang make up artis harus berani mengambil resiko baik itu secara mental ataupun financial.




Thanks For Reading To To My Lovely Readers
Have A Nice Read And Wait My Next Articles

No comments:

Post a Comment

Please comment according to the topic of discussion.

Contact Form

Name

Email *

Message *