Personal Qualities & Skills Make Up Artists / Para Penata Rias - Dunia kecantikan dan
fashion tidak akan bisa lepas dari peranan para make up artist atau penata riasa yang di tuntut
untuk dapat membingkai wajah secara cantik, kreatif, imajinatif, dan artistik.
Perkembangan make up pun selalu berkembang tanpa batas imajinasi. Untuk menjadi
seorang make up artist dibutuhkan kualitas diri baik itu talented skill ataupun
dari segi pemikiran. Dalam artikel ini saya akan membahas beberapa Personal Qualities & Skills
yang dibutuhkan untuk menjadi seorang make up artist, diantaranya sebagai berikut :
Passion For Fashion, seorang make up artist harus menyukai
dunia fashion agar dia bisa menjalani dan menghayati secara detail pekerjaan
dan karirnya sebagai make up artist. Apabila dia telah memiliki passion di
dunia fashion secara otomatis dia akan memiliki apa yang dinamakan Flair.
Flair, make up artist yang sangat mencintai passion terhadap
pekerjaannya dia akan sangat menikmati pekerjaan nya tanpa paksaan, sehingga
kualitas dari hasil pekerjaannya otomatis akan rapi dari setiap detailnya dan
nyaman untuk dinikmati atau dipandang.
Health, sebelum kita berlanjut ke personal
qualities dan skill lainnya. Kesehatan adalah hal utama bagi seorang make up
artist untuk menjalankan pekerjaannya, sehingga seorang make up artist harus
selalu menjaga makanan, menjaga bentuk proporsi tubuh, menjauhi minuman
beralkohol, menghindari rokok, ataupun makanan tidak sehat lainnya. Kalo sudah
memiliki kesehatan, otomatis akan memiliki Energy yang super juga.
Energy, adalah stamina yang harus selalu dijaga
oleh seorang make up artist. Seorang make up artist harus selalu siap bekerja
dalam waktu yang cukup lama, dan yang pasti melelahkan. Dengan kondisi ini
seorang make up artist, diharapkan tidak mudah mengeluh dan cepat lelah.
Talented, untuk menjadi seorang make up artist yang profesional,
maka diharapkan memiliki kemampuan diatas rata-rata, dan bisa mengembangkan
kemampuannya secara cepat dan tepat. Karena itu seorang make up artist,
sebaiknya memiliki Ambition.
Ambition adalah kemauan dan kemampuan kuat agar
bisa meningkatkan kualitas keterampilan dan konsep berfikir untuk bisa lebih
maju kedepanny. Karena perkembangan dunia make up artist sangat cepat berubah
berdasarkan trend dunia yang dinamis. Sehingga diperlukan kreativitas agar bisa
bertahan dalan dunia make up artist.
Creativity, memiliki kemampuan, mampu dan mau untuk
menciptkan hasil karya terbaru dan berani bereksperimen, adalah salah satu hal
yang bisa membuat seorang make up artist dapat bertahan dan bisa menciptakan
hasil karya tata rias yang luar biasa.
Imagination, selain creativity, diperlukan imajinasi
agar bisa mengembangkan kreativitas dalam dunia tata rias wajah.
Berimajinasilah bebas tanpa batas.
Artistic Touch, imajinasi yg tercipta untuk mengembangkan
kreativitas, diharapkan mampu memiliki nilai seni yang cantik dan bernilai.
Sehingga bukan sembarang imajinasi yang diterapkan dalan dunia tata rias, tapi
imajinasi yg artistic.
Practice Skill, seorang make up artis mampu mengekploitasi
kreativitas dan imajinasinya secara riil dalam kontol kualitas yang dinginkan
pada hasil karya tata riasnya.
Initiative, dalam menjalankan pekerjaan, biasanya tak
luput dari masalah-masalah yang timbul, sehingga seorang make up artist harus
berinisiatif tanpa harus tunggu lama menyelesaikan masalah yang timbul.
Independence, seorang make up artist harus bisa bekerja
tanpa harus selalu diawasi ataupun merepotlan orang lain. Bekerja mandiri
sangat diharapkan bisa dilakukan oleh setiap make up artist.
Humilty, selain independence atau mandiri, seorang
make up artist diharapkan agar bisa saling membantu, bekerjasama dalam
menyelesaikan pekerjaan, dan tentunya saling menghargai.
Curiosty,
bahasa gaulnya KEPO, seorang make up artist harus selalu mempunyai rasa ingin
tahu yang besar terhadap apapun, baik mengenai fashion, desain, budaya, sosial,
dan hal lainnya yang sekiranya berhubungan dengan bidang pekerjaannya, agar
bisa mengembangkan keterampilan tata riasnya.
Flexibility, make up artist sebaiknya mudah beradaptasi
baik itu kepada user, rekan kerja, ataupun supplier penyedia materil kosmetik.
Selain itu, mampu menerima kritikan, dan mau berubah agar bisa mengembangkan
keterampilannya.
Efficiency, dengan padatnya pekerjaan, seorang make up
artist harus bisa membagi waktu dan
merencanakan secara sistematis sehingga bisa menjalankan pekerjaan secara rapi.
Commitment, seorang make up artist haruslah konsisten
secara tekun dalam menjalankan pekerjaannya, mau bekerja keras, dan tidak
hitungan soal lama waktu dalam menjalankan dan menyelesaikan pekerjaannya.
Team Player, seorang make up artist harus bisa bekerja
secara tim, sehingga dibutuhkan rasa saling menghargai dan tidak egois sesama
teman dalam satu tim untuk melakukan pekerjaanya.
Confidence, seorang make up artist harus memiliki rasa
percaya diri dalam hal kemampuan dan kualitas hasil karya tata riasnya sehingga
bisa meyakinkan dan memuaskan para usernya.
Assertiveness, seorang make up artist harus bisa terbuka
dan positif terhadap hasil karya tata rias orang lain yang bernilai, sehingga
bisa mengembangkan diri menjadi lebih baik dalam ketrampilan tata riasnya.
Colour sense, seorang make up artist harus memiliki
sensitivitas terhadap warna yang akan diterapkan pada hasil karya tata riasnya.
Humor, dalam menjalankan pekerjaan atau bersosialisasi
diharapkan bisa menjaga lingkungan secara menyenangkan dengan penuh keakraban.
Communication Skills, seorang makeup artist diharapkan
memiliki kemampuan komunikasi yang baik dalam berbicara untuk menjelaskan karya
tata riasnya, sehingga bisa bernegoisasi dan berbicara didepan umum. Selain
itu, bisa menjadi pendengar yang baik bagi usernya, teman, ataupun rekan kerja.
Language, selain communication skills, seorang make
up artist diharapkan mampu berbahasa dengan baik dalam berbicara. Kemampuan
berbahasa international akan sangat membantu bagi perkembangan karir dan
pekerjaannya sebagai make up artist.
Writing skills, selain communication skills, seorang make
up artist harus memiliki kemampuan menulis untuk membuat laporan, surat,
analisa, ataupun proposal agar bisa mempromosikan ataupun mendapakan order job
tata riasnya.
Literacy, kemampuan dalam berbicara dan menulis yang
baik dan sopan dibutukan ilmu melek huruf.
Organization Skills, sebelumnya sudah dibahas bahwa
seorang make up arist harus bisa bekerja dalam tim, maka dari itu seorang make
up artist harus bisa mengatur, mengontrol dan menyelesaika pekerjaan dalam tim
di organisasi.
Leadership, dalam bekerja secara tim ataupun dalam
organisasi dibutuhkan jiwa kepemimpinan yang bisa memberi arahan kepada tim
dengan jelas dan sistematis dalam menyelesaikan pekerjaan.
Business Acument, tidak ada salahnya bahkan sangat
disarankan agar seorang make up artist dalam melihat peluang bisnis dalam
pekerjaannya agar bisa mengembangkan usaha sendiri sesuai dengan bidangnya dan
kemampuannya
Risk Taking, dalam mengembangkan keterampilan,
pekerjaan, dan usahanya seorang make up artis harus berani mengambil resiko
baik itu secara mental ataupun financial.
Thanks For Reading To To My Lovely
Readers
Have A Nice Read And Wait My Next
Articles
No comments:
Post a Comment
Please comment according to the topic of discussion.